Akhirnya Terjawab! Inilah Perbedaan Antara Suspensi Upside Down dan Teleskopik

Rabu 19-01-2022,07:35 WIB
Reporter : Abdullah
Editor : Abdullah


Suspensi upside down yang digunakan Yamaha pada Yamaha XSR 155|Yamaha|

"Aduh, keraaasssss, pada sakit badan, nih!" kira-kira begitu keluhan batin seorang pengendara motor.

MOTOREXPERTZ.com - Salah satu komponen penting dari sepeda motor adalah suspensi, atau biasa disebut sehari-hari sokbreker. Seiring berkembangnya teknologi, sekarang terdapat dua jenis suspensi teleskopik dan upside down.

Kita sepakat kalau suspensi secara fungsi merupakan komponen sangat vital untuk menunjang kenyamanan berkendara.

Peran suspensi disebut sangat signifikan, terutama di jalanan kurang, seperti jalan berlubang, bergelombang dan jalan berbatu.

Kalau sudah ketemu tiga model jalanan seperti itu, pengendara kerap nahan batin. Lebih-lebih kalau suspensi pada tunggangannya nggak punya kinerja yang baik.

BACA JUGA:Alhamdulillah! Penjualan Sepeda Motor di Indonesia Tembus di Angka 5 Jutaan Unit, Sigit Kumala: Sinyal Positif Daya Beli Meningkat!

BACA JUGA:Emejing! Penjualan Motor Honda untuk Pasar Ekspor 2021 Tetap Mendominasi, Kuasai 49 Persen dari Total Market

"Aduh, keraaasssss, pada sakit badan, nih!" kira-kira begitu keluhan batin seorang pengendara motor.

+++++


Suspensi jenis teleskopik yang digunakan Yamaha pada Yamaha WR155|Yamaha|
Suspensi jenis teleskopik yang digunakan Yamaha pada Yamaha WR155|Yamaha|

Makanya, setiap motor wajib menggunakan suspensi yang mumpuni atau memiliki kualitas yang sangat baik.

Sebab, saat ini berkat kemajuan teknologi di dunia sepeda motor turut berpengaruh dalam pengembangan kualitas suspensi.

Tentu saja, tujuannya agar para pengendara motor semakin nyaman dalam berkendara, alhasil nggak ada lagi keluhan batin tadi.

Fungsi suspensi sepeda motor adalah mengurangi guncangan di mana saat motor berjalan.

Kategori :