Marc Marquez Ungkap Kronologi Crash Franco Morbidelli, Bersyukur Masih Bisa Diselamatkan!

Marc Marquez Ungkap Kronologi Crash Franco Morbidelli, Bersyukur Masih Bisa Diselamatkan!

JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM - Franco Morbidelli mengalami kecelakaan parah ketika sedang melakukan latihan bersama pembalap WorldSBK di Sirkuit Portimao, Portugal. 

Murid dari Valentino Rossi ini mengalami kecelakaan saat menuju tikungan 9 Sirkuit Portimao, dan kehilangan kendali atas motor Ducati Panigale V4 S dengan kecepatan 200 km/jam. 

Namun, nasib tak disangka-sangka, Marc Marquez dan Alex Marquez datang untuk membantu Franco Morbidelli yang terkapar bersama motornya. 

BACA JUGA:Undang Marquez ke Jakarta, Kemenparekraf Kembali Jadi Sponsor Gresini Racing di MotoGP 2024

Di area sirkuit pun terjadi kepanikan, karena Franco terlihat tidak sadarkan diri setelah kejadian mengerikan itu.

Kepala Franco Morbidelli menghantam aspal dengan keras, sehingga ia langsung pingsan. 

Keadaannya sangat mengkhawatirkan, tetapi Marc Marquez dan Alex Marquez turut serta membantu bersama tim medis terdekat. 

Marc Marquez mengaku senang dapat membantu Morbidelli, meskipun pada tahun lalu keduanya sempat terlibat dalam persaingan yang sedikit panas diatas trek. 

"Alex dan saya membantu Franco karena pada akhirnya kami adalah rival dan juga rekan kerja," ujar MM93 seperti dikutip dari Todocircuito pada Senin, 5 Februari 2024. 

"Ketika kami sedang melakukan syuting di Portimao, kami melihat bendera merah dan kami berdua adalah yang pertama tiba di tempat kejadian," jelas juara dunia delapan kali tersebut.

BACA JUGA:Hasil Tes Shakedown MotoGP 2024: Pedro Acosta Beri Ancaman, Jadi yang Tercepat di Hari Ketiga

Marquez mengungkapkan bahwa Franco Morbidelli pingsan dengan posisi tubuh yang aneh. 

"Kami melihat Franco benar-benar pingsan, tetapi posisi tubuhnya sangat aneh, kepala menghadap ke atas," tegas sang pembalap. 

"Ketika kami melihatnya, kami langsung berhenti dan meninggalkan motor kami untuk mendekatinya. Kami menempatkannya dengan benar karena ketika seseorang pingsan namun kepala menghadap ke atas, itu sangat berbahaya karena orang tersebut tidak dapat bernapas," tegas pembalap dari tim Gresini Racing itu. 

Sumber: