Persaingan Francesco Bagnaia, Jorge Martin, Marc Marquez di Ducati Bakal Sengit Di MotoGP 2024

Selasa 16-01-2024,16:16 WIB
Reporter : Ade Rafiuddin
Editor : M. Iksan

JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM - Musim ini Livio Suppo menganalisis tugas besar yang dihadapi Gigi Dall'Igna dan Direktur Olahraga baru, Mauro Grasselli.

Tak ada yang bisa menyembunyikan fakta, bahwa Ducati memiliki susunan pembalap tangguh jelang MotoGP™ 2024.

Juara Dunia dua kali, Pecco Bagnaia (Ducati Lenovo Team), penantang Jorge Martin (Prima Pramac Racing), dan kini pengoleksi delapan titel, Marc Marquez (Gresini Racing).

BACA JUGA:AISI Ungkap Kendala Kenapa Konversi Motor Listrik Kurang Diminati

Mengelola ketiganya saat mereka bersaing memperebutkan gelar juara tentu bakal menjadi tugas besar bagi General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, serta tangan kanan barunya, Mauro Grassilli.

Sebelumnya bertanggung jawab atas pemasaran dan sponsorship, Grassilli menggantikan Paolo Ciabatti yang berpengalaman sebagai Direktur Olahraga untuk musim ini.

Namun, pasangan Dall’Igna dan Grassilli tidak hanya harus memfokuskan Kejuaraan Dunia 2024, tetapi juga tahun besar bagi pasar pembalap dengan hanya tiga nama di grid MotoGP™ yang kontraknya berakhir.

Ini adalah situasi yang pernah dialami Livio Suppo sebelumnya.

BACA JUGA:Keeway Benda V252C Motor Murah Mirip Sportster Harley Davidson

Pertama, bersama Ducati, lalu di Honda, dan yang terbaru di Suzuki.

Bos tim yang beberapa kali memenangi Kejuaraan Dunia ini meramalkan pertarungan besar untuk mendapatkan satu kursi pabrikan Borgo Panigale yang dicari setelah Ducati mengikat pembalap utama di tengah padatnya kalender 2024.

“Semua pembalap Ducati kontraknya akan selesai tahun ini, jadi saya berasumsi pasar akan segera dimulai,” ucap Suppo.

Motor mereka adalah yang terbaik, jadi semua pembalap Ducati, saat ini, ingin tetap bersama Ducati.

BACA JUGA:Cek Usia Pakai Roller CVT pada Motor Honda Beatmu Segera, Jika Hal ini tidak Ingin Terjadi

Tapi KTM dan Aprilia akan melanjutkan pertumbuhan mereka, serta kelonggaran Yamaha dan Honda seharusnya memberi mereka potensi yang lebih besar.

Kategori :